Tampilkan postingan dengan label Spare Part. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spare Part. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juli 2016

Modifikasi Suzuki Thunder 125 2007 dengan 4 klep

TEKNOLOGI DUNIAKU


Anda pastinya tahu dengan motor Suzuki Thunder 125. Motor keluaran Suzuki ini hanya memiliki 2 klep pada fabrikasi standarnya. Kali ini saya akan membagikan cara modifikasi motor suzuki thunder 125 anda menjadi 4 klep. Silahkan baca selengkapnya dibawah ini



Cara modifikasi suzuki Thunder 125 menjadi 4 klep, yakni sebagai berikut :
1. Buatlah packing blok dengan bahan aluminium setebal 10mm supaya piston rata dengan blok
2. Untuk baut blok, ganti dengan baut yang lebih panjang dari baut blok tiger standar
3. Untuk piston, gunakan piston Honda CBR150R dengan oversize 150 yang memiliki diameter 65mm
4. Selanjutnya buat knalpot custom dan karburator dengan Keihin PE28

Adapun kelebihan dari modifikasi ini yakni membuat mesin motor anda lebih bertenaga dengan biaya terjangkau dan murah.

Berikut ini adalah data modifikasinya, yakni :
Ban: Swallow 4.00-17
Pelek: Champ 1.85x18 & 2.50x18
Teromol: Yamaha RX King & Suzuki RGR
Karburator: Keihin PE28
Knalpot: custom
Jok: custom
Piping: Custom
Knalpot: Two Brothers R375
Tangki: custom
Blok: Hyosung RX 125
Kepala silinder: Hyosung RX 125
Piston: Honda CBR150R OS 150
Keteng: Yamaha Scorpio

Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Baca juga : Keberhasilan Kita Adalah Buah Dari Kesabaran Kita


Kamis, 07 Juli 2016

Cara Memperbaiki Starter Motor Yang Rusak

TEKNOLOGI DUNIAKU


Mempunyai kendaraan bermotor hendaknya harus mengetahui perawatan yang benar dan juga gejala-gejala permasalahan yang ada pada komponen mesin tersebut hingga mengerti dalam memperbaiki kerusakan yang mucul pada sebuah kendaraan yang kita miliki. 



Pada motor jenis baru biasa tidak dilengkapi dengan kick stater, jadi bagaimana apabila starter anda mengalami masalah? Solusinya mungkin di dorong, yang tentu saja akan merepotkan anda saja. Untuk mengetahui starter motor anda tidak berfungsi anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu, biasanya tidak akan ada suara sama sekali apabila tombol starter motor anda di tekan atau ketika di tekan akan menimbulkan bunyi kasar dengan begitu sudah di pastikan starter motor anda mengalami masalah.

Apabila starter motor sudah di tekan namun tidak ada suara sama sekali biasanya di sebabkan oleh aki motor yang lemah. Komponen yang menyebabkan stater motor rusak diantaranya ialah relay starter, baterai, kabel-kabel, dan pada starternya itu sendiri.

Dan untuk menghindari kerusakan pada stater motor kita wajib melakukan pemeriksaan secara berkala,namun tidak hanya memeriksanya saja, anda juga wajib tau bagaimana cara memperbaiki starter yang mengalami masalah. Dan berikut adalah tips dan trik cara memeriksa dan memperbaiki stater motor :

1. Memeriksa Aki/baterai

Periksalah komponen aki/baterai motor anda, aki ini berperan sangat penting dalam kelistrikan termasuk untuk stater itu sendiri. Pengecekan baterai dilakukan ketika tombol stater yang anda tekan tidak ada respon sama sekali. Anda bisa mengecek baterai menggunakan avo meter, tegangan baterai yang masih bagus yakni memiliki daya 12 volt, namun apabila daya baterai kurang dari 12 volt mungkin pada sistem pengsian baterai bermasalah atau baterainya yang rusak sehingga harus menggantinya dengan yang baru.

2. Periksa Rangkaian Starter

Apabila aki motor anda baik-baik saja mungkin permasalahannya terletak pada rangkaian akinya itu sendiri, jadi anda periksalah rangkaian aki secara seksama. Rangkaian aki biasanya meliputi kabel-kabel, soket, dan tombol starter yang kotor. Periksalah dengan teliti apabila ada salah satu rangkaian aki yang rusak anda bisa memperbaiki maupun menggantinya yang baru.

3. Periksa Relay Starter

Relay starter berperan sebagai saklar dalam memutus dan menyambungkan arus listrik yang tinggi dari aki ke motor stater. Mengecek relay starter dengan cara menyambungkan kedua kabel plus dan min (+,-), apabila terdengar suara cetak berarti bagus. Namun apabila tidak terdengar suara cetak mungkin berdik mengalami kerusakan, dan harus menggantinya.

4. Cek Motor Starter (Dinamo)

Cek motor starter memakai multimeter yakni probe (+) di sambungkan ke motor starter, sedangkan probe (-) anda sambungkan ke massa. Lalu anda tekan tombol starternya, lihat ada arus yang mengalir atau tidak, apabila tidak berarti dinamo motor anda mati yang disebabkan brush aus atau ada kumparan yang terputus. Misalkan brush yang aus anda bisa menggantinya, namun apabila spull (kumparan) yang terputus anda bisa bawa ke tukang servis.

Demikian cara memperbaiki starter motor anda. Terima kasih dan semoga bermanfaaat.

Baca juga : Orang Kreatif Itu Langka 

Kamis, 16 Juni 2016

Komponen Tidak Bergerak Pada Mesin Motor

TEKNOLOGI DUNIAKU


Pada artikel sebelumnya saya sudah membagikan informasi mengenai apa yang disebut dengan komponen bergerak pada mesin motor, Kali ini saya akan membagikan informasi mengenai apa yang disebut komponen yang tidak bergerak pada mesin motor anda, silahkan dibaca dibawah ini ya 

Komponen tidak bergerak pada sepeda motor adalah komponen yang tidak bergerak ketika mesin motor dihidupkan.

Berikut ini adalah komponen yang tidak bergerak, yakni sebagai berikut :

1. Blok Silinder














Blok silinder bisa dikatakan bagian yang penting pada suara mesin. Blok silinder tempat piston  bergerak   bolak   balik   dan   tempat beberapa komponen  kelistrikan  dipasangkan.  Konstruksi blok silinder  dipengaruhi oleh  sistem  pendinginannya,  jumlah  silindernya  serta  sistem pemasukan bahan  bakarnya.  Sistem  pendinginan  sepeda  motor  kebanyakan  adalah dengan menggunakan pendinginan  udara.  Untuk  menambah  efektifitas pendinginan  maka  bagian  luar blok  silinder dibuat  bersirip  agar  luas bidang permukaan pendinginan lebih besar.

Kontruksi luar blok   silinder   dibuat   seperti   sirip,   ini   untuk melepaskan   panas   akibat   kerja mesin. Dengan   adanya   sirip-sirip tersebut,  akan  terjadi  pendinginan  terhadap  mesin  karena udara  bisa mengalir  diantara  sirip-sirip.  Sirip  juga  memperluas  bidang  pendinginan, sehingga penyerapan panas lebih besar dan suhu motor tidak terlampau tinggi dan sesuai dengan temperatur kerja.

2. Kepala Silinder





















Bagian atas blok silinder adalah kepala silinder.Kepala silinder dibaut pada blok silinder dengan baut-baut yang panjang.Baut-baut  tersebut dikeraskan dengan tingkat kekerasan tertentu


Kepala  silinder  bertumpu  pada  bagian  atas  blok  silinder.  Titik tumpunya  disekat  dengan  gasket (paking)  untuk  menjaga  agar  tidak terjadi kebocoran kompresi, disamping itu agar permukaan metal kepala silinder  dan  permukaan  bagian  atas  blok  silinder  tidak  rusak.  Kepala silinder biasanya  dibuat  dari  bahan  Aluminium  campuran,  supaya  tahan karat  juga  tahan  pada  suhu tinggi  serta  ringan.  Biasanya  bagian  luar kontruksi kepala silinder bersirip, ini untuk membantu melepaskan panas pada mesin berpendingin udara.

Konstruksi   kepala   silinder dipengaruhi oleh sistem pemasukan bahan bakar dan penggerak katupnya. Pada  sepeda  motor  4  tak  katup-katupnya  dipasang  pada  kepala  si1inder sehingga kepala silindernya mempunyai lubang-lubang pemasukan bahan bakar dan pengeluaran gas buang.

Jika mesin sepeda motor dengan sistem OHC (Over Head Camshaft) maka poros camnya ditempatkan pada kepala silinder sehingga konstruksinya tambah rumit. Hal ini tidak terdapat pada kepala  silinder  sepeda  motor  2  tak.  Kepala  silinder  juga  sebagai  tempat pemasangan   busi.   Busi   tersebut   dipasangkan   dengan   cara   diulirkan. Elektroda busi menghadap ke ruang bakar.

 3. Crankcase (Bak Engkol)














Crankcase  (bak  engkol)  biasanya  terbuat  dari  aluminium  die casting dengan sedikit campuran logam.Bak engkol fungsinya sebagai rumah dari komponen yang ada di bagian dalamnya, yaitu komponen:
· Generator atau alternator sebagai pembangkit daya tenaga listriknya sepeda motor
· Pompa oli
· Kopling
· Poros engkol dan bantalan peluru
· Gigi persneling atau gigi transmisi
· Sebagai penampung oli pelumas


Bak  engkol  terletak  di  bawah  silinder  dan  biasanya  merupakan bagian yang ditautkan pada rangka sepeda motor.

Demikianlah informasi mengenai komponen yang tidak bergerak pada mesin motor yang saya rangkum dari berbagai sumber. Semoga dapat menambah wawasan anda, terima kasih dan ditunggu komentarnya.





Rabu, 15 Juni 2016

Komponen Bergerak Pada Mesin Motor (2)

TEKNOLOGI DUNIAKU

Apa Yang Disebut Komponen Bergerak Pada Mesin Motor ? (2)


Menyambung artikel sebelumnye mengenai komponen bergerak pada mesin motor anda, silahkan baca kelanjutannya dibawah ini ya


7. Katup Dan Mekanismenya











Katup  hanya  terdapat  pada  motor  empat  langkah,  sedangkan motor  dua  langkah  umumnya tidak  memakai  katup.  Katup  pada  motor empat  langkah  terpasang  pada  kepala  silinder.  Tugas katup  untuk membuka  dan  menutup  ruang  bakar.  Setiap  silinder  dilengkapi  dengan dua  jenis katup  (isap  dan  buang)  Pembukaan  dan  penutupan  kedua katup ini diatur dengan sebuah poros yang disebut poros cam (camshaft).

Katup digerakkan oleh mekanisme katup, yang terdiri atas:
· Poros cam
· Batang penekan
· Pegas penutup
· Rol baut penyetel

Berbagai    jenis    katup    dapat    pula    dibedakan    dari    cara penempatannya  pada  kepala silinder.  Inovasi  mesin  sepeda  motor dilakukan  untuk  mengantisipasi  kecepatan  tinggi, penambahan  tenaga output dan upaya konstruksi seringan mungkin. Ada tiga macam inovasi katup dari  segi  penempatannya,  yaitu  Katup  Samping  (Side-Valve), Overhead-Valve (OHV) dan Single Overhead Camshaft (SOHC).
Mengenai inovasi penempatan katup ini akan saya ulas pada artikel berikutnya

8. Camshaft 











Camshaft adalah sebuah alat yang digunakan dalam mesin untuk menjalankan  poppet  valve.  Dia terdiri  dari  batangan  silinder.  Cam membuka katup dengan menekannya, atau dengan mekanisme bantuan lainnya, ketika mereka berputar.

Hubungan  antara  perputaran  camshaft  dengan  perputaran  poros engkol  sangat  penting.  Karena katup  mengontrol  aliran  masukan  bahan bakar dan pengeluarannya, mereka harus dibuka dan ditutup pada saat yang   tepat   selama   langkah   piston.  

Untuk   alasan   ini,   camshaft dihubungkan  dengan  crankshaft  secara  langsung  (melalui mekanisme gear)  atau  secara  tidak  langsung  melalui  rantai  yang  disebut  ”rantai waktu” (timing gear).

9. Rantai Cam dan peregangannya













Rantai camshaft sepeda motor harus dipasang dengan tegangan yang  cukup.  Rantai  camshaft  yang terlalu  tegang  akan  menimbulkan bunyi   mendesing   terutama   pada   putaran   tinggi   sedangkan rantai camshaft  yang  terlalu  kendor  akan  menimbulkan  suara  berisik.  Untuk menyetelnya     harus     diperhatikan     terlebih     dahulu     mekanisme penyetelannya.  Cara  penyetelan  rantai camshaft  untuk  setiap  sepeda motor tidak sama.

Agar pembukaan katup-katup sesuai dengan proses yang terjadi dalam ruang bakar maka mekanisme pembukaan dan penutupan katup-katup tersebut  digerakkan  oleh  putaran  poros  engkol.  Ada  tiga  macam mekanisme penggerak katup, yaitu dengan batang pendorong, roda gigi, dan rantai (rantai camshaft).

Jika  kekencangan  rantai  berubah-ubah,  akan  berpengaruh  pada putaran  mesin,  valve  timing atau saat  pengapian  akan  berubah-ubah pula.  Untuk  menghasilkan  setelan  rantai  yang  standar, ada  3 tipe penyetelan rantai:

1. Tipe penyetelan manual

Tipe  ini  memerlukan  penyetelan  kekencangan  secara  berkala. Cara penyetelan dengan menekan batang penekan

2. Tipe penyetelan otomatis

Jika rantai mengalami kekendoran, maka secara otomatis batang penekan  akan  menekan  chain guide  (karet),  karena  adanya  per penekan.  Karet  akan  melengkung,  dan  akan  menekan  rantai sehingga   rantai   mengalami   ketegangan.   Selanjutnya   batang penekan yang berbentuk rachet bergerak searah dan tidak dapat kembali. 

3. Tipe semi otomatis

Ketegangan  rantai  secara  otomatis  menyetel  sendiri,  jika  baut pengunci dilepas, sehingga batang penekan akan masuk kedalam karena tekanan per.

Inilah yang disebut komponen bergerak pada mesin motor anda. Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga dapat bermanfaat bagi anda. Ditunggu komentarnya ya 








Selasa, 14 Juni 2016

Komponen Bergerak Pada Mesin Motor (1)

TEKNOLOGI DUNIAKU



Jenis komponen pada mesin sepeda motor ada 2 , yakni komponen bergerak dan tidak bergerak. Pada artikel kali ini, saya akan memberikan informasi mengenai komponen bergerak pada mesin sepeda motor, Apa sih yang disebut dengan komponen bergerak ini, silahkan baca selengkapnya dibawah ini ya



Komponen bergerak pada mesin motor



Komponen bergerak pada mesin motor adalah komponen mesin yang bergerak jika mesin motor dihidupkan. Komponen yang bergerak itu tidak termasuk kedalam sistem pendinginan, pelumasan dan bahan bakar.


Komponen bergerak ini terdiri dari :

1. Piston













Piston mempunyai bentuk  seperti  silinder.  Bekerja  dan  bergerak secara translasi (gerak bolak-balik)  di dalam silinder. Piston merupakan sumbu  geser  yang  terpasang  presisi  di  dalam  sebuah silinder. Dengan tujuan, baik untuk mengubah volume dari tabung, menekan fluida dalam silinder, membuka-tutup jalur aliran atau pun kombinasi semua itu.

Piston terdorong    sebagai    akibat    dari    ekspansi    tekanan   sebagai    hasil pembakaran.  Piston selalu  menerima  temperatur  dan tekanan  yang tinggi,  bergerak  dengan  kecepatan  tinggi  dan terus menerus.


2. Piston Ring











Piston  terdiri  dari  piston,  ring  piston  dan  batang  piston.  Setiap piston dilengkapi lebih dari satu buah ring piston. Ring tersebut terpasang longgar pada alur ring. ring piston dibedakan atas dua macam yaitu:

a.Ring Kompresi, jumlahnya satu, atau dua dan untuk motor-motor yang  lebih  besar  lebih  dari dua.  Fungsinya  untuk  merapatkan antara  piston  dengan  dinding  silinder  sehingga  tidak  terjadi kebocoran pada waktu kompresi.
b.Ring  oli,  dipasang  pada  deretan  bagian  bawah  dan  bentuknya sedemikian  rupa  sehingga dengan  mudah  membawa  minyak pelumas untuk melumasi dinding silinder.


3. Connecting Rod











Batang  piston  sering  juga  disebut dengan setang piston, ia berfungsi menghubungkan piston dengan poros engkol. Jadi batang piston meneruskan gerakan piston ke poros engkol. Dimana  gerak bolak-balik  piston  dalam  ruang  silinder  diteruskan  oleh batang  piston  menjadi  gerak  putaran (rotary)  pada  poros  engkol.  Ini berarti jika piston bergerak naik turun, poros engkol akan berputar..

4. Piston Pin














Pin  piston  berfungsi  untuk  mengikat  piston  terhadap  batang  piston. Selain  itu,  pin  piston  juga berfungsi  sebagai  pemindah  tenaga  dari piston  ke  batang  piston  agar  gerak  bolak-balik  dari piston  dapat  diubah menjadi gerak berputar pada poros engkol. Walaupun ringan bentuknya tetapi pin  piston  dibuat  dari  bahan  baja sebagai paduan  yang  bermutu  tinggi agar tahan terhadap beban yang sangat besar.

5. Crank Shaft














Dari batang piston gerakan diteruskan ke poros engkol. Oleh poros engkol gerak lurus bolak balik tersebut diubah menjadi gerak putar. Putaran poros engkol  tersebut  tidaklah  merata  karena  pada saat  piston  bergerak  ke  atas putaran  poros  engkol  mengalami  perlambatan  yaitu  pada  saat langkah buang dan langkah kompresi. 

Fungsi  poros  engkol  adalah  mengubah  gerakan  piston  menjadi gerakan putar (mesin) dan meneruskan gaya kopel (momen gaya) yang dihasilkan motor ke alat pemindah tenaga sampai ke roda.

Poros  engkol  umumnya  ditahan  dengan  bantalan  luncur  yang ditetapkan  pada  ruang  engkol. Bantalan  poros  engkol  biasa  disebut bantalan utama.

Jenis poros engkol yang dipergunakan pada mesin sepeda motor adalah:
a.Jenis built up digunakan pada motor jenis kecil yang mempunyai jumlah silinder satu atau dua.
b.Jenis  ”one  piece”, digunakan  pada  motor  jenis  besar  yang mempunyai jumlah silinder banyak.

6. Flywheel














Fungsi dari flywheel (roda penerus ) adalah utuk menyimpan gaya lembam sehingga mesin dapat melaksanakan langkah buang, isap dan kompresi dengan tenaga yang cukup besar.

Masih ada beberapa komponen bergerak pada mesin sepeda motor lainnya, tetapi akan saya bahas pada artikel berikutnya. 

Terima kasih sudah membaca artikel, semoga dapat menambah wawasan anda tentang apa isi dari mesin motor anda. Ditunggu komentarnya ya ..





Rabu, 08 Juni 2016

Jenis Rantai Dan Kodenya

TEKNOLOGI DUNIAKU


Rantai pada sepeda motor sangat beragam dari ukuran, jenis dan panjangnya tergantung pada jenis motor yang anda punya. Ada beberapa jenis dan dan kode rantai motor yang perlu anda ketahui, supaya anda tidak salah memilih rantai untuk motor anda. Berikut ini ulasan saya, silahkan baca dibawah ini ya



Jenis rantai yang dipakai pada motor secara umumnya ada beberapa tipe yakni 415, 420, 428, 428H dan 520. Untuk rantai bertipe 415- 428, biasanya dipakai pada motor jenis bebek, sedangkan rantai 428H-520 biasanya dipakai di motor jenis sport. 

Pada rantai biasanya terdapat kode angka dan huruf. 
Contohnya : 428SB-104.
- Angka pertama menunjukkan jarak antar pin, misalnya angka 4, bearti 4/8". 1"= 25,4mm bearti 4/8 x 25,4mm = 12,5mm (jarak antar pin)
- Angka kedua dan ketiga menunjukkan jarak antar pelat dalam, misalnya angka 28 menunjukkan jarak lebar pelat 7,94mm. Angka ini didapatkan dari tabel standar rantai.
- SB merupakan singkatan dari solid bushing (bushing berbentuk pipa), selain SB ada juga kode H dan V. H bearti High Tension yang mempunyai daya tahan minimum tarikan beban 2,1 Ton, V mempunyai seal penahan chain grease di dinding luar bushing
- Angka 104 menunjukkan jumlah panjang rantai 104 mata yang menjadi tempat masuknya gigi gigi chain drive depan dan belakang.

Nah, Apakah anda sudah tahu rantai yang cocok untuk motor anda ? Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda, terima kasih sudah membaca artikel ini dan ditunggu komentarnya 

Rabu, 25 Mei 2016

Jenis Piston

TEKNOLOGI DUNIAKU



Di pasaran otomatif sekarang ini banyak sekali jenis piston yang digunakan dalam kendaraan. Setiap merek kendaraan itu menggunakan jenis piston yang berbeda-beda pula, namun itu bertujuan meningkatkan performa mesin menjadi lebih maksimal. Pada artikel kali ini saya akan membagikan apa saja macam-macam piston dan penjelasannya.


Piston

Macam -Macam Piston itu adalah sebagai berikut :

1. Split Piston


split piston
Ada alur dibagian luar yang segaris dengan lubang pin piston dan berbentuk setengah atau model U.

2. Oval Piston


Oval piston
Tujuan bagian oval pada piston ini bertujuan untuk menyerap panas agar tidak terjadi pemuaian karena overheat. Piston jenis ini dapat berubah bentuk setelah panas mesin sudah mencapai suhu kerjanya, dari oval menjadi bulat sempurna.

3. Slipper Piston


Slipper Piston

Tujuan pembuatan coakan pada piston ini untuk memperpendek langkah piston sehingga dapat menghasilkan mesin dengan spesifikasi ketinggian mesin yang lebih pendek dan kompresi yang tinggi. Coakan ini berada pada bagian bawah piston.

4. Authothermic Piston


Authothermic Piston
Pada piston ini, ada ring baja yang dipasang dengan tujuan untuk menyerap panas pada kepala piston, sehingga pemuaian berlebihan karena overheat dapat dihindari.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda yang ingin melakukan sedikit  modifikasi pada kendaraan anda. Terima kasih sudah membaca 

Baca juga : Overhaul ATV
                   Kisah Si Anto
                   Phobia Yang Mungkin Sudah Anda Miliki (2)
                   Biaya Fantastis Hobi Samuel Zygwyn
                   Pengenalan Psikologi Kognitif
                   Cinta Antara Dua Saudara